Juli 19, 2026

Hampir 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan dalam 5 Tahun Terakhir, Pakar Peringatkan Bahaya Keluarnya SDM Unggul

by

medianewstrn

medianewstrn.com

Irjen Pol.Dr. Rony Sompie

JAKARTA – Sebuah data resmi yang mengundang kekhawatiran terungkap belakangan ini: dalam kurun waktu lima tahun terakhir, tercatat hampir 8.000 warga negara Indonesia mengajukan permohonan untuk melepaskan kewarganegaraannya. Angka ini memicu peringatan serius dari pengamat mengenai risiko kehilangan sumber daya manusia terbaik bangsa.Sabtu 18/7/2026.

Berdasarkan catatan Kementerian Hukum, alasan pengajuan tersebut beragam, mulai dari pernikahan, peluang pekerjaan, hingga keinginan membangun kehidupan baru di luar negeri. Menanggapi hal itu, Dian Azmawati, dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, mendesak pemerintah untuk menelusuri secara mendalam akar penyebab di balik fenomena ini.

“Ketika sejumlah besar anak muda memilih pindah ke luar negeri bahkan hingga melepas kewarganegaraan dalam waktu yang relatif singkat, hal itu harus dipandang sebagai sinyal penting bagi pemerintah,” ujar Dian dalam wawancaranya dengan RRI.

Ia memperingatkan tren ini berpotensi memperparah fenomena brain drain atau pengurasan tenaga ahli, di mana Indonesia perlahan namun pasti kehilangan tenaga kerja terampil dan berbakat yang seharusnya menjadi tulang punggung kemajuan bangsa.

Menurut Dian, kemajuan teknologi dan arus globalisasi memang membuka akses luas bagi masyarakat untuk mengetahui peluang di luar negeri. Namun hal ini menuntut kebijakan yang lebih responsif agar Indonesia tetap menjadi tempat yang menarik bagi para profesional muda untuk belajar, bekerja, dan mengabdikan diri.

Pernyataan ini juga muncul tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya pada 12 Juli lalu. Ia menegaskan bahwa warga yang merasa masa depan Indonesia suram bebas mencari peluang di tempat lain, sembari mengajak mereka yang tetap bertahan untuk bersama-sama membangun kemakmuran negeri.

Fenomena ini kini menjadi pertanyaan besar: apa yang sebenarnya membuat ribuan warga memilih meninggalkan identitas keindonesiaan mereka, dan apa yang harus dilakukan agar tanah air kembali menjadi tujuan utama tempat pulang dan berkarya?

Wartawan Sutarno

Berita Relevan