JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, menyerukan persatuan lintas parpol untuk mewujudkan konsep Prabowonomics sebagai wujud nyata ekonomi konstitusi. Hal ini disampaikannya usai melepas 7.500 peserta PKB Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (26/7/2026).
Gus Muhaimin menegaskan ada tiga langkah krusial yang harus segera dijalankan. Langkah pertama adalah peninjauan menyeluruh terhadap 108 undang-undang yang dinilai belum sejalan dengan semangat keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat. Sejumlah regulasi seperti UU Cipta Kerja, UU Mineral dan Batubara, hingga UU Lingkungan Hidup masuk dalam daftar yang perlu disesuaikan agar tidak lagi menghambat kemajuan yang berpihak pada masyarakat luas.
“Saya akan terus merayu dan mengajak semua elemen bangsa, mari kita bersatu menyukseskan Prabowonomics. Langkah pertamanya adalah mengubah 108 undang-undang yang masih menyimpang dari amanat konstitusi,” tegas Gus Muhaimin.
Baca Juga
Agenda kedua adalah memperkokoh politik anggaran negara. APBN harus lebih diarahkan pada program yang manfaatnya langsung terasa oleh rakyat: mulai dari pembangunan jembatan di wilayah terisolir agar anak sekolah aman melintas, pemulihan sarana pendidikan, hingga dorongan kewirausahaan akar rumput.
“Kebijakan anggaran Presiden Prabowo harus diperbesar porsinya untuk apa yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Itulah hakikat ekonomi konstitusi yang sesungguhnya,” imbuhnya.
Melalui perbaikan regulasi dan penyaluran anggaran yang tepat sasaran, Gus Muhaimin optimis Prabowonomics akan menjadi fondasi pembangunan yang kuat, adil, dan benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.
Wartawan sutarno

















