JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi resmi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Mr. Kash Patel, di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Pertemuan ini menjadi tonggak penting penguatan kemitraan strategis kedua lembaga penegak hukum dalam menjawab tantangan kejahatan yang kini tak lagi terkurung batas wilayah negara.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif, Kapolri menyampaikan apresiasi mendalam atas jalinan kerja sama yang terjalin kokoh antara Polri dan FBI sejak tahun 2014. Kerja sama tersebut telah terwujud dalam pertukaran informasi intelijen, peningkatan kemampuan personel, hingga dukungan nyata bagi berbagai operasi penegakan hukum di kedua negara.
Agenda utama yang dibahas mencakup sejumlah isu krusial: perkembangan ancaman peredaran obat berbahaya fentanyl beserta bahan pembuatnya, penanganan jaringan penipuan daring terorganisir, kejahatan siber, kontra terorisme, serta peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan di Akademi FBI.
Baca Juga
“Di tengah dinamika dunia yang terus berubah, bentuk kejahatan pun ikut berkembang pesat, mulai dari kejahatan siber, terorisme, hingga perdagangan orang. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi kunci mutlak agar penegakan hukum tetap efektif dan tak terjebak batas yurisdiksi,” tegas Jenderal Sigit.
Kedua belah pihak juga sepakat mempercepat penanganan buronan yang terdaftar dalam Pemberitahuan Merah Interpol serta menyempurnakan mekanisme hukum yang memudahkan penindakan kejahatan lintas negara. Kapolri menegaskan komitmen Polri terus memperdalam kolaborasi ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi keamanan nasional maupun global.
Sementara itu, Direktur FBI Mr. Kash Patel memuji kemitraan yang telah terjalin dan menegaskan kesediaan penuh lembaganya untuk memperkuat sinergi yang lebih konkret, erat, dan berkelanjutan dalam membasmi berbagai ancaman kejahatan transnasional.
Rangkaian pertemuan ditutup dengan penandatanganan buku tamu, pertukaran cinderamata, serta sesi foto bersama sebagai bukti persahabatan dan tekad bersama menjaga keamanan dunia.
Wartawan sutarno

















