Juli 29, 2026

Hasto Kristiyanto: Jangan Tumpang Tindih, Pendirian URI Harus Dikaji Agar Tak Menggantikan Peran Lemhannas

by

medianewstrn

medianewstrn.com

JAKARTA – Wacana pendirian Universitas Republik Indonesia (URI) oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan tajam dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Ia mengingatkan agar keberadaan lembaga pendidikan baru ini tidak bertabrakan fungsi dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) yang sudah berdiri sejak masa Bung Karno.

“Dalam konteks meningkatkan kepemimpinan nasional, Bung Karno sebenarnya sudah mendirikan Lemhannas. Agar tidak terjadi tumpang tindih tugas,” ujar Hasto di Sekolah PDIP, Jakarta, Selasa (28/7).

Menurutnya, Lemhannas sejak awal dirancang khusus untuk mencetak kader pemimpin, baik dari kalangan sipil maupun militer. Oleh sebab itu, pemerintah sebaiknya mematangkan kajian mendalam sebelum menetapkan pendirian perguruan tinggi baru.

Hasto menegaskan pentingnya diferensiasi peran antarlembaga pendidikan. Ia memberi contoh Universitas Cenderawasih dan Universitas Pattimura yang berfokus pada keahlian maritim, serta IPB yang mengkhususkan diri pada bidang pangan. Pembentukan lembaga baru harus mengikuti peta jalan strategis yang jelas, bukan sekadar menduplikasi fungsi yang sudah berjalan.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa URI disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa dengan mengadopsi model pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di berbagai negara maju. “Hal ini sudah lama kami persiapkan, nanti saatnya akan kami jelaskan secara rinci,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, DPR RI juga belum menerima penjelasan resmi terkait rencana tersebut. Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian mengungkapkan hingga saat ini belum ada pembahasan resmi mengenai dasar hukum, tugas pokok, fungsi, maupun anggaran pendirian URI. Ia mendesak pemerintah menjelaskan secara transparan apa nilai tambah dan perbedaan mendasar URI dibandingkan perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan yang sudah ada.

Wartawan sutarno

Berita Relevan