PATI — Memasuki hari ketiga pencarian, Haryanto (46), nelayan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, yang hilang di perairan Pecangaan, Kabupaten Pati, hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan berupaya menyisir wilayah perairan meski terhalang cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Kecelakaan terjadi Rabu (16/9) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat melaut bersama rekan-rekannya, Moin (60) terjatuh ke laut setelah kakinya tersangkut jaring. Haryanto berusaha menolong, namun keduanya justru terbawa arus dan tenggelam. Moin akhirnya ditemukan meninggal dunia, sementara Haryanto hilang ditelan ombak.
Pencarian Diperluas, Terhalang Cuaca
Satpolairud Polresta Pati bersama Basarnas Rembang dan nelayan lokal terus menyisir perairan mulai dari muara Juwana hingga kawasan Kertomulyo dan Margotuwu pada Jumat (18/9).
“Kami perluas area pencarian berdasarkan analisis arah arus yang diduga membawa korban dari timur ke barat,” kata Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan.
Pencarian terpaksa dihentikan sementara Jumat sore karena angin kencang dan gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan tim. Operasi akan dilanjutkan kembali Sabtu (19/9) pagi saat kondisi perairan membaik.
Imbauan Keselamatan Melaut
Kompol Hendrik mengingatkan para nelayan untuk senantiasa memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat dan melengkapi perlengkapan keselamatan. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi layanan Polri 110.@Str















