Kadis Pertanahan Balikpapan Diperiksa Polisi, Mobil Dinas Dipakai Transaksi Narkoba Jaringan Internasional

BALIKPAPAN — Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, Irma Pertiwi Aryana Musa, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, Senin (14/9/2026). Kehadirannya terkait penggunaan mobil dinasnya oleh sopir pribadi yang tertangkap basah melakukan transaksi narkoba jaringan lintas negara. Irma hadir pukul 10.00 WITA didampingi Kasubag Umum Dinas Pertanahan serta Bagian Hukum…

BALIKPAPAN — Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, Irma Pertiwi Aryana Musa, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, Senin (14/9/2026). Kehadirannya terkait penggunaan mobil dinasnya oleh sopir pribadi yang tertangkap basah melakukan transaksi narkoba jaringan lintas negara.

Irma hadir pukul 10.00 WITA didampingi Kasubag Umum Dinas Pertanahan serta Bagian Hukum Pemkot Balikpapan, diterima langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Romylus Tamtelahitu bersama Kasubdit I AKBP Temmy.

“Beliau hadir sebagai saksi terkait perkara sindikat narkoba internasional Malaysia yang melibatkan sopir pribadi serta kendaraan dinas Kepala Dinas. Di dalamnya ditemukan 15 butir ekstasi,” ungkap Romylus, Selasa (15/9/2026).

Pemeriksaan berlangsung sekitar satu jam setengah. Penyidik menanyakan fakta keterlibatan sopir berinisial WS serta penggunaan kendaraan dinas. Diketahui WS telah mengemudikan mobil tersebut sejak 2021.

Kasus bermula saat Ditresnarkoba Polda Kaltim membongkar jaringan narkoba rute Malaysia–Pekanbaru–Balikpapan. Pada Rabu (2/9) pukul 18.00 WITA, WS tertangkap melakukan transaksi sabu di dalam mobil dinas Toyota Zenix milik Kadis Pertanahan di Jalan Ahmad Yani, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah. Di dalam kendaraan disita satu paket sabu dan 15 butir ekstasi.

Berdasarkan keterangan WS, polisi menangkap BY — adik tersangka — di kediamannya. Pengembangan mengarah ke CJA, yang kemudian ditangkap di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (4/9).

Dari penggeledahan di rumah orang tua tersangka, tim menemukan tas kuning berisi 2,9 kilogram sabu dan 1.900 butir ekstasi. CJA mengakui pasokan narkoba berasal dari DRS asal Malaysia yang dikirim lewat kargo udara melalui Pekanbaru.

Empat orang kini ditahan terkait jaringan ini. Pemeriksaan terhadap Kadis Pertanahan dinyatakan guna melengkapi pembuktian materiil perkara.@Str

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor