JAKARTA – Kabar pelantikan Dewan Komisaris PT PP (Persero) Tbk kembali menyita perhatian publik, menyusul nama Aisyah Zakiyyah yang kini resmi menjabat posisi tersebut sekaligus dipercaya sebagai Tenaga Ahli di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Aisyah Zakiyyah merupakan kerabat dekat, yakni keponakan, dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Penunjukan ini pun memicu pertanyaan luas di kalangan masyarakat: apakah pengangkatan ini murni berdasarkan kualifikasi profesional, atau justru didasari hubungan kekerabatan?
Perlu Kejelasan Prinsip Profesionalisme
Baca Juga
Publik tentu menaruh harapan besar bahwa setiap penempatan pejabat di badan usaha milik negara maupun di lingkungan kementerian senantiasa berpegang pada prinsip keterbukaan, kompetensi, serta bebas dari unsur nepotisme. Keberadaan hubungan keluarga dengan pejabat tinggi negara menuntut transparansi tambahan agar tidak menimbulkan persepsi pengutamaan kepentingan pribadi di atas kebutuhan institusi.
Kepada pihak berwenang, diharapkan dapat menyampaikan penjelasan rinci terkait proses seleksi yang ditempuh, kualifikasi akademik maupun rekam jejak profesional yang menjadi dasar pertimbangan pengangkatan Aisyah Zakiyyah. Hal ini penting guna menjaga kepercayaan publik bahwa jabatan strategis di sektor pembangunan infrastruktur nasional diisi oleh orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan terbaik.
Menjaga Integritas Tata Kelola Negara
Penunjukan di PT PP (Persero) Tbk—sebagai salah satu pelaku utama pembangunan infrastruktur negara—sangat krusial. Masyarakat berhak memastikan bahwa setiap pengurus BUMN maupun tenaga ahli di kementerian bekerja semata-mata demi kepentingan bangsa, berpegang teguh pada aturan perundang-undangan, serta menjauhkan diri dari segala bentuk benturan kepentingan.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum maupun manajemen PT PP (Persero) Tbk terkait proses seleksi tersebut. Redaksi akan terus menantikan klarifikasi resmi guna menyajikan informasi yang utuh dan berimbang bagi pembaca.
Peliputan Sutarno

















