PONDOK CABE, 27 September 2026 — Di antara tenggat berita, kunjungan lapangan, dan jam kerja yang tak menentu, seorang jurnalis investigasi membuktikan tekad tak mengenal lelah. Sahri resmi menyelesaikan sidang skripsi Sarjana Strata Satu di Universitas Terbuka, Minggu (27/9), menutup perjuangan panjang menyeimbangkan dua dunia: mengabdi lewat tulisan dan menuntut ilmu.
Bukan Jalan Mudah, Tapi Pasti
Bagi Sahri, belajar bukan sekadar melengkapi ijazah. Ia melakukannya di sela-sela liputan, saat rekan lain mungkin beristirahat. Universitas Terbuka yang mengandalkan sistem pembelajaran jarak jauh menjadi jembatan mimpinya — tempat kesibukan bukan penghalang, melainkan tantangan yang dihadapi berbekal kedisiplinan.
“Alhamdulillah, rasa syukur tak terhingga. Terima kasih doa semua. Akhirnya selesai juga. Ini bukti belajar tak kenal usia dan kesibukan,” ucap Sahri dengan mata berkaca-kaca usai sidang.
Apresiasi: Kerja Keras yang Menginspirasi
Pimpinan Umum Media POLRI91.COM, Sastra Suganda, CPLA, menyambut keberhasilan ini sebagai kebanggaan bersama.
“Sahri adalah bukti nyata pantang menyerah. Ia jurnalis handal sekaligus pembelajar tekun. Semoga gelar ini makin mengokohkan idealismenya — menulis, mengabdi, dan peduli pada sesama,” ujar Sastra Suganda.
Kisah ini bukan sekadar berita kelulusan. Ia adalah pesan bagi setiap insan yang berjuang: kesibukan bukan alasan berhenti berkembang. Di mana kemauan, di situ jalan terbuka. Sahri telah membuktikannya.
Wartawan Dery Leorna















