LINGGA – Sebuah wujud kebersamaan yang penuh makna dan berlandaskan nilai luhur bangsa terwujud di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.
Kejaksaan Negeri Lingga menggelar kegiatan bermakna ganda: melaksanakan semangat gotong royong untuk memperbaiki sarana umum, sekaligus melahirkan ikrar bersama yang tegas menolak keberadaan judi online yang merusak sendi kehidupan masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 29 Juni 2026, di ruas jalan provinsi sekaligus di halaman Kantor Camat Singkep Barat.
Gotong royong dijalankan secara bersama-sama untuk memperbaiki kerusakan jalan yang berlubang, membersihkan bahu jalan, serta memangkas dahan dan ranting pohon yang menjulur membahayakan kelancaran lalu lintas. Jalan yang menjadi urat nadi perhubungan antarwilayah ini kembali diperbaiki agar dapat dilalui dengan aman dan nyaman oleh seluruh warga.
Baca Juga
Tak berhenti di sana, kegiatan ini dilanjutkan dengan momen bersejarah berupa Penandatanganan Deklarasi Bersama Menolak Judi Online. Ikrar ini ditandatangani secara serentak oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lingga, Plt. Camat Singkep Barat, Kapolsek Singkep Barat, Komandan Koramil 04 Dabo, Anggota DPRD Kabupaten Lingga Yanuar dan Nova, Sekretaris Dewan Kabupaten Lingga, serta para Kepala Desa, Lurah, dan Kepala Sekolah se-kecamatan.
Turut hadir menyemarakkan dan memperkuat komitmen bersama jajaran lengkap Kejaksaan Negeri Lingga, unsur Komisi III DPRD Kabupaten Lingga, personel Koramil dan Polsek Singkep Barat, perangkat desa serta ketua RT/RW, hingga para sesepuh masyarakat yang menjadi panutan adat dan budaya setempat.
Plt. Camat Singkep Barat, Munzilin Hasibuan, S.I.P., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan keterlibatan langsung Kejaksaan Negeri Lingga. Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa institusi penegak hukum tidak hanya bekerja di balik meja, melainkan hadir menyatu dalam kehidupan dan kepentingan sehari-hari rakyat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kejari Lingga yang sudi berbaur dan bekerja bersama seluruh elemen masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan adalah kunci untuk membangun wilayah yang maju, aman, dan terjaga kesejahteraannya,” ujarnya dengan penuh apresiasi.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Lingga menyampaikan pesan yang tegas namun penuh kebijaksanaan. Beliau mengawali dengan menghargai kerja sama yang terjalin, sekaligus mengingatkan bahaya besar yang mengintai jika membiarkan judi online merambah kehidupan bermasyarakat.
“Terima kasih atas sambutan hangat dan kerja sama yang baik dari Pemerintah Kecamatan dan seluruh warga. Kami hadir di sini bukan hanya untuk memperbaiki jalan fisik yang rusak, melainkan juga untuk memperkuat benteng hati dan akal pikiran agar kita terhindar dari ‘jalan kehancuran’ akibat judi online.
Mari kita tegas menolak segala bentuk permainan judi daring, karena ia merampas harta, merusak keharmonisan keluarga, dan mematikan masa depan generasi kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kepala Kejari Lingga memberikan jaminan perlindungan hukum bagi masyarakat. “Jika di antara kita mengetahui tempat atau siapa saja yang menyelenggarakan, mempromosikan, atau terlibat dalam judi online, jangan merasa takut untuk menyampaikan informasinya kepada kami.
Kami akan bertindak cepat, tegas, dan profesional menindak setiap pelanggaran demi melindungi kepentingan umum. Mari kita bersatu padu memberantasnya hingga ke akar-akarnya, jangan biarkan musuh tak berwujud ini berkeliaran bebas di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan yang memadukan semangat gotong royong warisan leluhur dan ketegasan penegakan hukum ini, Kecamatan Singkep Barat bertekad menjadi wilayah yang maju secara infrastruktur, kuat secara moral, serta terbebas dari jeratan kejahatan yang merugikan. Langkah ini diharapkan menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang tangguh, bersatu, dan senantiasa berpihak pada kebaikan bersama.
Wartawan by Muhammad

















