LINGGA, KEPULAUAN RIAU – Sebuah lembaran baru dalam pengembangan pariwisata daerah terukir indah di Kabupaten Lingga. Pemerintah Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, secara resmi meresmikan keberadaan Wisata Air Nangak pada hari Senin, 25 Mei 2026.
Peresmian destinasi wisata baru ini menjadi tonggak penting dalam upaya menggali dan mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki desa, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Acara peresmian berlangsung dengan penuh khidmat dan kemeriahan, dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, serta para undangan.
Baca Juga
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga, Drs. Zainal Abidin, yang bertindak mewakili Bupati Lingga.
Turut hadir Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Samsudi, S.Pd., Kapolsek Dabo Singkep, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lingga Ustadz Ilhamudin, Camat Singkep Agustiar, para Kepala Desa dan Lurah, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Singkep, beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu kehormatan yang diiringi penampilan seni budaya asli berupa persembahan Silat Melayu, yang kental dengan nilai tradisi dan keanggunan budaya lokal.
Susunan acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan, penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga sambutan dari Kepala Desa Batu Kacang, M. Suharkopeni, yang memaparkan latar belakang dan tujuan pembangunan destinasi wisata ini.
Puncak acara berlangsung saat prosesi peresmian yang dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga, meliputi pembacaan doa, pemotongan pita tanda dibukanya secara resmi objek wisata, peninjauan lokasi serta fasilitas yang ada dengan menaiki perahu karet, sesi foto bersama, hingga diakhiri dengan jamuan makan bersama sebagai wujud kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Batu Kacang, M. Suharkopeni, mengemukakan bahwa pembangunan dan pengelolaan Wisata Air Nangak merupakan langkah strategis pemerintah desa dalam melakukan diversifikasi sumber pendapatan.
Selain terus memaksimalkan sektor ketahanan pangan yang telah menjadi andalan, pengembangan pariwisata diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan bagi warga desa.
Destinasi wisata ini telah dilengkapi dengan beragam fasilitas rekreasi air yang menarik, antara lain penyewaan perahu karet dan becak air, yang dirancang untuk memberikan pengalaman berlibur yang menyenangkan, aman, dan nyaman bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga, Drs. Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lingga terhadap kehadiran Wisata Air Nangak.
Beliau menilai inisiatif dan inovasi yang ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Batu Kacang dalam mengubah potensi alam menjadi aset bernilai ekonomi adalah langkah yang sangat tepat dan patut diteladani.
Keberadaan objek wisata ini diharapkan mampu menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat di sekitarnya, serta turut memperluas pilihan destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Lingga.
Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mendorong agar promosi dan pengelolaan wisata ini dilakukan secara profesional dan berkelanjutan, antara lain melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai media massa, kreator konten digital, serta pihak terkait lainnya agar jangkauan pemasarannya semakin luas dan dikenal secara nasional.
Peresmian Wisata Air Nangak ini menjadi bukti nyata adanya sinergi yang kuat dan harmonis antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat dalam memajukan daerah.
Dengan mengusung konsep wisata yang terjangkau, asri, dan ramah keluarga, destinasi ini diproyeksikan mampu menjadi daya tarik baru yang kuat bagi wisatawan, baik yang berasal dari lingkungan lokal maupun dari luar daerah.
Ke depannya, keberadaan objek wisata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata, baik dalam peningkatan pendapatan asli desa maupun dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Reported by Muhammad

















