Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M.: Sosok Tegas Humanis Berpengalaman Panjang di Bidang Reserse

by

medianewstrn

medianewstrn.com

JAKARTA – Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M. atau yang akrab disapa Yoyol, adalah salah satu perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak panjang dan cemerlang dalam pengabdiannya kepada negara.

Lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 21 Februari 1966 , beliau merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989 dan memiliki Nomor Registrasi Pokok (NRP) 66020469 .

Sepanjang kariernya, beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun humanis, serta memiliki keahlian mendalam di bidang penyidikan dan penegakan hukum.

Latar Belakang dan Pendidikan

Putra asli Minangkabau, anak dari pasangan Salman Sabirin ini, menempuh pendidikan dasar hingga menengah di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan ke Akademi Kepolisian.

Setelah lulus pada tahun 1989, beliau terus memperdalam ilmu pengetahuan dan keterampilannya melalui berbagai pendidikan kejuruan dan kepemimpinan, antara lain Pendidikan Kejuruan Reserse, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada tahun 2014.

Gelar kesarjanaan dan magister manajemen yang diraihnya semakin melengkapi bekal intelektualnya dalam memimpin organisasi kepolisian yang besar dan kompleks.

Atas kontribusi dan pengabdiannya di tengah masyarakat, beliau juga dianugerahi gelar adat Datuk Gindo Sati atau Datuak Bagindo Sati dari masyarakat adat Suku Koto Nan Baranam, Padangpanjang, Sumatera Barat, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas integritas serta kepemimpinannya. Dalam kehidupan pribadi, beliau beristri Lisa Lucy Ani dan dikaruniai tiga orang anak .

Jejak Karier dan Jabatan Strategis

Pengabdiannya di institusi Polri berlangsung selama lebih dari tiga puluh lima tahun, mulai dari pangkat perwira muda hingga mencapai jabatan Inspektur Jenderal Polisi.

Beliau memiliki latar belakang keahlian utama di bidang Reserse Kriminal, sehingga banyak ditempatkan pada posisi yang membutuhkan ketajaman analisis dan kemampuan penanganan kasus yang rumit.

Berbagai jabatan penting telah diembannya, antara lain:

Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Pusat (2002–2004), Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok,Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2008), Komandan Satuan 88/Antiteror Polda Metro Jaya

Kapolres Metro Jakarta Pusat (2011), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2014), Kapolrestabes Bandung (2014), Kepala Bagian Pengkajian dan Penelitian Strategis Sops Polri (2016), Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung (2017)

Kepala Biro Rencana dan Anggaran Srena Polri (2018) Widyaiswara Utama Tingkat I Sekolah Staf dan Pimpinan Polri, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (2020–2023) Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo (27 Maret 2023 – 28 Februari 2024)

Pada akhir masa pengabdiannya, beliau menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri sebelum resmi memasuki masa purnabakti pada tahun 2024 .

Gaya Kepemimpinan dan Pemikiran Strategis

Selama memimpin Polda Gorontalo, Irjen Pol Angesta Romano Yoyol dikenal dengan gaya kepemimpinan yang menekankan keteladanan dan perubahan dari atas ke bawah.

Beliau kerap mengingatkan para anggotanya agar tidak merasa paling benar dalam bertugas, melainkan memimpin dengan memberi contoh dan menjadi teladan yang baik bagi bawahannya.

“Kita tidak akan pernah benar kalau kita menjadi pimpinan yang selalu merasa benar sendiri… Bawahan akan mengikuti jika pimpinan berubah dan bawahan itu tidak akan protes jika kita pantas memimpin,” ujarnya dalam salah satu amanatnya .

Beliau juga sangat menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan pada aturan, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Dalam menjalankan tugas, beliau senantiasa mengaktualisasikan konsep Polri Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, agar kinerja kepolisian semakin dekat, membantu, dan hadir di tengah masyarakat.

Penghargaan dan Tanda Jasa

Atas dedikasi dan pengabdiannya yang panjang serta prestasi yang diraih, beliau telah menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan, antara lain Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, 16 Tahun, dan 24 Tahun, serta berbagai penghargaan lain yang menjadi bukti nyata pengabdian setia beliau bagi negara dan bangsa .

Kini, meski telah memasuki masa pensiun, nama dan jejak pemikiran Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M. tetap menjadi teladan bagi insan kepolisian, terutama dalam hal integritas, keahlian profesional, serta kemampuan memimpin dengan hati dan keteguhan prinsip.

Reported by Sutarno

Berita Relevan