YOGYAKARTA – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-54 Tarung Derajat pada 17 Juli 2026, Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) sekaligus Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan peran strategis bela diri asli Indonesia ini bukan sekadar melahirkan atlet berprestasi, melainkan menjadi fondasi ketahanan fisik dan mental generasi muda bangsa.
Pernyataan itu disampaikan Bamsoet saat menerima pengurus Tarung Derajat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga
Turut hadir Wakil Sekretaris Jenderal PB Tarung Derajat Dwi Nugroho Marsudianto serta Ketua Daerah Yogyakarta Sunaryanta dan Ketua Daerah Jawa Tengah Putut Sutopo.
Bamsoet menilai, di tengah bonus demografi yang dihadapi Indonesia dengan jumlah pemuda mencapai 64,22 juta jiwa atau 20 persen total penduduk pada 2025, pembinaan Tarung Derajat menjadi kebutuhan mendesak.
Tantangan zaman kini bukan hanya persaingan global, melainkan ancaman baru berupa kurangnya aktivitas fisik, penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga gangguan kesehatan mental akibat derasnya arus digitalisasi.
“Keberhasilan olahraga tidak diukur semata dari jumlah medali yang diraih. Ukuran yang jauh lebih penting adalah lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, berintegritas, berkarakter kuat, dan mampu menjadi teladan.

Tarung Derajat mengajarkan keberanian bertanggung jawab, pengendalian diri, sportivitas, semangat pantang menyerah, serta rasa hormat yang sangat dibutuhkan agar bangsa tidak kehilangan jati diri di tengah perubahan zaman,” tegas Bamsoet.
Pewarta Sutarno

















