CIAMIS – Menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemajuan daerah, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Koordinasi Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Banjarsari, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.33 WIB ini merupakan wujud nyata kehadiran wakil rakyat untuk meninjau secara langsung kondisi riil serta menyerap aspirasi yang berkembang di lingkungan dunia pendidikan wilayah tersebut.
Rombongan Komisi D disambut secara resmi oleh Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Banjarsari beserta seluruh jajaran, dalam pertemuan yang dihadiri pula oleh para kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta perwakilan elemen masyarakat setempat.
Baca Juga
Suasana diskusi berlangsung secara konstruktif dan mendalam, di mana berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari ketersediaan dan kelayakan sarana prasarana penunjang pendidikan, kualifikasi serta distribusi tenaga pendidik, hingga tantangan riil dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dasar di wilayah Kecamatan Banjarsari.
Dalam paparannya, Ketua dan para anggota Komisi D menegaskan tekad kuat bahwa sektor pendidikan menempati urutan teratas dalam skala prioritas pembangunan Kabupaten Ciamis.
Langkah turun ke lapangan ini dipandang sangat krusial sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan, sekaligus upaya penyelarasan kebijakan yang dirumuskan pemerintah daerah dengan kebutuhan mendesak yang terjadi di tingkat akar rumput.
Pihak legislatif berkomitmen penuh untuk memperjuangkan setiap kebutuhan yang mendesak, baik dalam kerangka penganggaran daerah maupun penyusunan regulasi yang kondusif, guna menjamin kelancaran dan kualitas proses pembelajaran bagi generasi penerus bangsa.
Sementara itu, jajaran Korwil Pendidikan beserta para kepala sekolah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh DPRD Kabupaten Ciamis.
Dalam kesempatan tersebut, mereka juga memaparkan sejumlah kendala mendasar yang selama ini menjadi tantangan, di antaranya kondisi fisik bangunan sekolah yang memerlukan penanganan dan perbaikan segera, ketimpangan distribusi tenaga pengajar di sejumlah titik wilayah, serta kebutuhan mendesak akan program peningkatan kompetensi dan profesionalisme bagi para pendidik agar mampu menjawab tuntutan zaman.
Hasil lengkap dari peninjauan dan pembahasan mendalam dalam kunjungan kerja ini akan dicatat secara rinci dan dijadikan bahan referensi utama bagi Komisi D DPR
Wartawan by Hendrik

















