Usaha Lumpuh, Johan Sidarta Minta PPATK Buka Blokir Rekening

by

medianewstrn

medianewstrn.com

JAKARTA – Sejak Februari 2026, rekening BCA nomor 467933299 milik pelaku usaha sembako dan bahan baku kue, Johan Sidarta, diblokir PPATK tanpa penjelasan jelas. Hingga Mei, atau hampir tiga bulan, nasib rekening belum ada kejelasan, padahal seluruh transaksi disebut sah dan bersih dari unsur pidana.

Bersama kuasa hukumnya, Imam Setiaji, S.H., M.H., Johan kembali mendatangi kantor PPATK, Selasa  (12/5/2026), menyampaikan surat keberatan dan menuntut pencabutan blokir.

Kuasa Hukum Pak Jhon Imam Setiaji.S.H.MH

 

Alasan pemblokiran menurut pihak PPATK didasari riwayat rekening kosong sekitar tiga bulan, disertai pola transaksi bernilai besar hingga ratusan juta rupiah. Padahal, hal itu wajar dalam dunia usaha di mana aktivitas naik turun mengikuti kebutuhan bisnis.

“Belum ada pemberitahuan resmi apa pun yang menjelaskan pelanggaran apa yang kami lakukan. Padahal sudah pernah ajukan keberatan, hanya disuruh menunggu dua minggu, tapi sampai sekarang tak ada kabar,” tegas Imam.

Pemblokiran ini membuat usaha Johan lumpuh total. Rekening itu satu-satunya sarana transaksi untuk terima pembayaran dan belanja barang. Dana yang tertahan murni hasil usaha sah, sama sekali tak terlibat judi daring, pinjol, atau kejahatan keuangan lain. Kerugian materiil nyata sudah dirasakan karena aliran uang terhenti sama sekali.

Pihaknya menilai alasan pemblokiran sangat tidak berdasar, sebab hak memakai atau membiarkan rekening kosong adalah hak pribadi warga selama tak ada indikasi kejahatan. Penanganan yang berlarut hingga berbulan-bulan pun dinilai berlebihan dan tak transparan.

“Kami minta PPATK bekerja lebih cepat dan terbuka. Kami tak tahu ini murni administrasi atau ada campur tangan pihak lain, tapi yang jelas kami rugi besar. Harapan kami, hak kami dikembalikan, blokir dicabut, dan usaha bisa berjalan lagi,” pungkas Imam.

Kini mereka menunggu kepastian, berharap prinsip keadilan ditegakkan agar rekening usaha sah itu segera berfungsi kembali demi keberlangsungan usaha.

Reporter by Sutarno

Berita Relevan