BEKASI — Ketidakpuasan semakin meluas di kalangan warga Kampung Kepuh, Desa Mekarmukti. Dampak pembangunan proyek Jababeka yang menimpa lingkungan mereka belum menemui titik terang. Warga pun menyuarakan kekesalannya, menuntut kejelasan sekaligus pertanggungjawaban dari pihak pengembang.
Keluhan utama warga terletak pada ketidakjelasan informasi terkait dampak pembangunan. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang memuaskan dari pihak terkait mengenai penanganan dampak yang dirasakan warga. Ketiadaan kejelasan inilah yang memicu kemarahan warga.
Warga menyatakan sikap tegas: hentikan sementara proyek jika belum siap memberikan solusi yang jelas dan adil. “Stop proyek lalu tanggung jawab,” demikian tuntutan yang disampaikan warga. Jika tidak ada tanggapan serius, warga Mekarmukti menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi menuntut keadilan.
Pembangunan seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya yang justru merugikan dan meninggalkan masalah tanpa penyelesaian. Pihak terkait diharapkan segera duduk bersama warga, mendengarkan aspirasi mereka, dan memberikan kejelasan yang transparan. Kepentingan warga harus menjadi prioritas, bukan sekadar mengejar target pembangunan semata.@Str















