JAKARTA — Peradaban bangsa tercermin dari ketertiban di jalan raya. Demikian ditegaskan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Arif Fazzlurrahman saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino di Mapolda Metro Jaya. Langkah konkret pun disiapkan, termasuk pemanfaatan drone untuk memantau kemacetan dan parkir liar.
Drone Awasi Langsung Lokasi Rawan
Dalam pertemuan tersebut, Arif memperlihatkan alat pemantau udara yang akan digunakan untuk mengawasi titik rawan, seperti Jalan Senopati, Kebayoran Baru yang kerap dipenuhi kendaraan parkir sembarangan.
“Parkir liar di Senopati banyak sekali, termasuk kendaraan mewah. Dengan drone, kami bisa mendeteksi dan segera menindak,” ujar Arif menjawab pertanyaan Wibi.
2.000 Personel, Baru 100 Alat Pendukung
Arif jujur mengakui keterbatasan sarana. Dari 2.000 personel di lapangan, hanya 100 yang dilengkapi alat pendukung seperti bodycam, tongkat, dan borgol. Bodycam dipasang di tubuh anggota agar perekaman objektif — bukan sekadar untuk konten.
“Bodycam ini merekam fakta apa adanya. Sebuah peradaban bangsa bisa dilihat dari perilaku masyarakatnya dalam berlalu lintas,” tegas Arif.
Target Tertib 2028
Wibi Andrino yang juga politisi Partai Nasdem menyambut baik langkah ini. Ia berharap seluruh kebutuhan dapat disampaikan kepada Gubernur DKI, sehingga Jakarta benar-benar tertib berlalu lintas pada 2028.
“Kami dukung sepenuhnya. Langkah ini harus memberi efek jera dan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih tertib dan akuntabel,” ujar Wibi.
Wartawan Sampuji















