JAKARTA – Sebuah aksi kepedulian dan cinta kasih sesama anak bangsa kembali ditunjukkan oleh Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jakarta Pusat yang didampingi langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), menyalurkan paket bantuan kemanusiaan guna meringankan beban warga yang menjadi korban kebakaran hebat di kawasan Kemayoran.
Bantuan diserahkan secara langsung di lokasi bencana, tepatnya di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6/2026).
Baca Juga
Turut hadir dalam misi kemanusiaan ini, Bendahara Umum DPP LPLH Nata Buana Lestari, Dayat Aditya. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa paket bantuan yang dibawa merupakan wujud nyata kepedulian dan sumbangsih tulus dari seluruh pengurus dan simpatisan lembaga.
“Bantuan yang kami salurkan hari ini berupa paket sembako pokok, perlengkapan kebutuhan rumah tangga, hingga pakaian layak pakai. Seluruhnya merupakan kumpulan uluran tangan dan donasi ikhlas dari rekan-rekan sekeluarga besar LPLH Nata Buana Lestari,” ungkap Dayat Aditya di lokasi kejadian.
Sementara itu, Ketua DPD Jakarta Pusat LPLH Nata Buana Lestari, Isro, yang didampingi Sekretaris DPD, Dedi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian inti dari misi lembaga dalam memberikan perlindungan sosial bagi korban bencana alam maupun sosial.
Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Posko Bencana HILMI (Hilal Merah Indonesia), yang nantinya akan mendistribusikannya secara langsung kepada para penerima manfaat.
“Langkah ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai lembaga. Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat yang masuk dalam kategori rentan dan terdampak langsung oleh musibah kebakaran ini.
Seluruh data penerima manfaat telah kami verifikasi secara ketat agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan,” tegas Isro.
Diketahui sebelumnya, pada Senin malam (1/6), kobaran api dahsyat melanda permukiman padat penduduk di wilayah tersebut. Amukan si jago merah mengakibatkan 3 orang warga mengalami luka-luka.
Lebih tragis lagi, kebakaran tersebut sukses membumihanguskan sekitar 250 unit rumah warga, yang mengakibatkan sebanyak 330 keluarga kehilangan tempat berteduh dan seluruh harta benda mereka dalam sekejap mata.
Kirin, salah seorang warga yang juga pemilik warung yang turut menjadi korban amukan api, mengungkapkan harapan besarnya kepada para pemangku kepentingan. Ia memohon agar perhatian dan penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan awal semata.
“Kami memohon kepada pihak terkait dan pemerintah untuk memastikan setiap korban mendapatkan perawatan dan perhatian yang memadai. Kami berharap fokus penanganan pasca bencana ini terus berjalan, hingga seluruh keluarga terdampak mampu bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dari nol dengan lebih baik,” tutup Kirin penuh harap.
Aksi mulia LPLH Nata Buana Lestari ini menjadi bukti bahwa di tengah musibah yang memilukan, persaudaraan dan kepedulian antar sesama tetap menyala menjadi pelita harapan bagi warga Kemayoran untuk bangkit kembali.
Pewarta : Veasna direndra

















