JAKARTA – Sebuah perjalanan karier yang luar biasa dan memukau kembali tercatat dalam sejarah birokrasi nasional. Nanik Sudaryati Deyang, atau yang akrab disapa Nuniek Dayeng, adalah sosok yang membuktikan bahwa ketekunan, integritas, dan ketajaman analisis yang ditempa di lapangan jurnalistik mampu mengantarkan seseorang memegang tampuk pimpinan tertinggi di lembaga strategis negara . Rabu 3 Juni 2026.
Dari seorang wartawati yang lincah dan kritis, ia menapaki tangga kesuksesan yang melesat cepat, hingga akhirnya duduk di kursi kepemimpinan paling puncak di Badan Gizi Nasional (BGN).
Perjalanan mulia ini mencapai puncaknya pada Selasa, 2 Juni 2026, ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengambil keputusan strategis dan tegas. Melalui Keputusan Presiden yang dibacakan secara resmi, Presiden Prabowo secara resmi memberhentikan Kepala BGN sebelumnya, Dadan Hindayana, dari jabatannya.
Baca Juga
Di saat yang sama, dengan keyakinan penuh dan kepercayaan yang besar, Presiden langsung menunjuk Ibu Naniek Deyang untuk mengisi posisi vital tersebut sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru .
Penunjukan ini bukanlah sebuah kebetulan semata, melainkan puncak dari rentetan perjalanan karier yang gemilang dan penuh prestasi. Sebelum dipercaya memegang kendali penuh lembaga ini, Naniek Deyang telah lebih dulu menduduki posisi Wakil Kepala BGN, di mana ia menunjukkan kinerja brilian, loyalitas tinggi, serta kemampuan manajerial yang luar biasa dalam mengawal program-program krusial negara, termasuk pelaksanaan agenda besar Makan Bergizi Gratis .
Latar belakang Naniek Deyang sangat unik dan menjadi modal kekuatan utamanya. Ia mengawali kiprah profesionalnya di dunia pers, sebagai seorang jurnalis senior yang disegani. Di tengah hiruk-pikuk lapangan, namanya dikenal sebagai penanya yang tajam, pengamat yang cermat, dan peliput yang objektif.
Ia meniti karier dari tingkat redaksional hingga menjadi pemimpin media, melatih dirinya untuk selalu mencari kebenaran, memahami akar masalah, dan melihat isu dari berbagai perspektif. Sifat-sifat inilah yang kemudian menjadi senjata ampuh ketika ia melangkah masuk ke dalam dunia pemerintahan dan pelayanan publik .
Pengalaman panjangnya menggali informasi, menelusuri fakta, dan berkomunikasi dengan berbagai kalangan, mulai dari masyarakat akar rumput hingga para pemimpin negara, membentuk pola pikirnya yang analitis, cepat, dan solutif.
Ketika kemudian masuk ke dalam struktur organisasi BGN sebagai wakil pimpinan, Naniek Deyang dikenal sebagai sosok pekerja keras, detail, dan memiliki visi yang sangat selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi nasional .
Melihat dedikasi, kompetensi, serta rekam jejak yang tak tercela, Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengambil keputusan mutlak. Dianggap telah matang dan sangat layak, kepercayaan tertinggi pun dilimpahkan sepenuhnya kepada beliau.
Pencopotan Dadan Hindayana dan pengangkatan Naniek Deyang menjadi bukti nyata bahwa pemerintah menghargai kinerja, dan sosok yang mampu bekerja cepat, tepat, dan akuratlah yang akan diberikan amanah lebih besar.
Kini, Ibu Naniek Deyang berdiri di garda terdepan sebagai pemimpin tertinggi BGN. Posisi ini menempatkannya sebagai arsitek utama dalam menentukan arah kebijakan pemenuhan gizi seluruh rakyat Indonesia, sebuah tanggung jawab mulia yang menyentuh masa depan generasi bangsa.
Transformasi dirinya dari “mata dan telinga masyarakat” sebagai jurnalis, menjadi “tangan dan penggerak kebijakan” sebagai pemimpin lembaga negara, menjadi inspirasi besar bagi banyak orang.
Karier Naniek Deyang yang melesat bak meteor ini mengirimkan pesan kuat: bahwa latar belakang apa pun, jika diisi dengan kerja keras, kejujuran, dan kemampuan beradaptasi, akan membawa seseorang ke puncak kesuksesan.
Di bawah pimpinan perempuan tangguh ini, seluruh elemen masyarakat menaruh harapan besar agar Badan Gizi Nasional semakin kokoh, program berjalan semakin efektif, dan cita-cita mewujudkan rakyat Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas dapat tercapai dengan gemilang.
Reported by Sutarno
Sumber foto detiknews

















