Juli 26, 2026

Hilang Kontak Sejak 1999, Purwanti Kembali ke Pelukan Anak-Anaknya Setelah 27 Tahun Terpisah

by

medianewstrn

medianewstrn.com

PATI – Momen haru membuncah di Dukuh Cacah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jumat (24/7/2026). Seorang ibu bernama Purwanti (59) yang berangkat bekerja ke Malaysia pada tahun 1999 dan tak pernah terdengar kabarnya sejak itu, akhirnya dipersatukan kembali dengan anak-anaknya. Keajaiban pertemuan ini terwujud berkat kerja sama warga, pemerintah desa, serta pendampingan penuh dari jajaran Polsek Margorejo.

Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari keluarga yang mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan Purwanti di wilayah binaannya. Tanpa membuang waktu, petugas SPKT segera bergerak memverifikasi informasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa guna memastikan kebenaran identitas tersebut.

“Begitu laporan masuk, anggota kami langsung turun ke lapangan. Setelah dipastikan datanya benar, kami mendampingi keluarga ke lokasi agar proses penyerahan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar AKP Dwi.

Saat tiba di lokasi, Purwanti ditemukan dalam kondisi sakit dan sedang dirawat oleh seorang warga setempat. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, ia baru saja dipulangkan dari Malaysia pada Februari 2026 karena mengalami gangguan kesehatan, dan telah menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya dirawat di rumah warga tersebut hingga kondisinya mulai membaik.

Sebelum penyerahan dilakukan, petugas meneliti kembali kesesuaian data identitas serta dokumen keluarga guna menjamin tidak ada kesalahan. Keluarga menceritakan kepiluan mereka: sejak keberangkatan Purwanti bekerja di negeri tetangga tahun 1999, hubungan komunikasi putus total, membuat nasibnya menjadi teka-teki selama hampir tiga dekade lamanya.

Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga yang dengan tulus merawat Purwanti selama masa pemulihan. “Kepedulian warga ini adalah bukti nyata semangat kemanusiaan yang masih kuat di tengah masyarakat. Polri pun hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, melainkan juga melayani urusan kemanusiaan seperti mempertemukan kembali keluarga yang terpisah,” tegas AKP Dwi.

Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan apabila mengetahui keberadaan orang yang hilang atau membutuhkan bantuan, baik melalui petugas terdekat maupun layanan darurat 110 yang beroperasi 24 jam.

Wartawan sutarno

Berita Relevan