SpaceX Bangun Starbase Terbesar di Louisiana, Investasi Capai Rp1.770 Triliun

HOUSTON – SpaceX milik Elon Musk meluncurkan proyek raksasa baru. Perusahaan antariksa tersebut berencana membangun kompleks peluncuran dan pengembangan roket terbesar di Pecan Island, wilayah selatan Louisiana, Amerika Serikat, dengan nilai investasi mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.770 triliun. Lahan seluas 50,5 ribu hektare akan disulap menjadi pusat Starbase sekaligus fasilitas pengembangan satelit berbasis kecerdasan…

HOUSTON – SpaceX milik Elon Musk meluncurkan proyek raksasa baru. Perusahaan antariksa tersebut berencana membangun kompleks peluncuran dan pengembangan roket terbesar di Pecan Island, wilayah selatan Louisiana, Amerika Serikat, dengan nilai investasi mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.770 triliun.

Lahan seluas 50,5 ribu hektare akan disulap menjadi pusat Starbase sekaligus fasilitas pengembangan satelit berbasis kecerdasan buatan. Kompleks ini nantinya akan melengkapi jaringan peluncuran SpaceX yang sudah beroperasi di Texas dan Florida.

Peluncuran Pertama Ditargetkan 2029

Pembangunan Louisiana Starbase dijadwalkan dimulai tahun depan. Roket pertama ditargetkan meluncur pada tahun 2029, berbarengan dengan tahap akhir pengembangan roket generasi terbaru perusahaan.

Presiden SpaceX Gwynne Shotwell menyatakan fasilitas ini dirancang untuk menampung ribuan peluncuran setiap tahun. Meski targetnya sangat ambisius, ia menegaskan pihaknya tetap mempertimbangkan aspek teknis maupun regulasi secara matang.

Dikutip dari Reuters (25/8), Shotwell menjelaskan kompleks ini akan beroperasi secara mandiri. Fasilitas yang dibangun mencakup pabrik produksi bahan bakar metana, pembangkit listrik, pelabuhan, bandara, hingga bengkel perawatan internal.

Jaga Lingkungan dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

SpaceX menyatakan tidak akan membangun seluruh lahan yang dimiliki. Sebagian besar area akan tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau. Perusahaan juga menyiapkan rencana pemulihan lahan rawa dan garis pantai Pecan Island yang berfungsi sebagai penahan banjir saat curah hujan tinggi.

Shotwell menambahkan pihaknya akan ikut mendanai program perlindungan, pemulihan, dan pengelolaan lingkungan selama proyek berlangsung.

Gubernur Louisiana Jeff Landry menyambut baik rencana investasi tersebut. “Ini menghadirkan lapangan kerja bagi keluarga kita. Ini membawa momentum bagi masyarakat kita, dan ini adalah bentuk perlindungan bagi pesisir kita,” ujarnya. Proyek ini diproyeksikan menciptakan sedikitnya 3.000 pekerjaan baru.

Ekspansi Besar di Wilayah Selatan AS

Langkah di Louisiana ini memperluas jejak ekspansi SpaceX di wilayah selatan Amerika Serikat. Sebelumnya perusahaan telah membangun pusat data AI di Tennessee dan Mississippi, serta fasilitas Starlink di Austin. SpaceX juga tengah merencanakan pembangunan pabrik cip semikonduktor di Texas.

Lahan Pecan Island sendiri sebelumnya sempat bersengketa antara ExxonMobil dengan pemerintah daerah terkait kerusakan lingkungan. Gugatan tersebut akhirnya berdamai pada Juli lalu, sehingga membuka jalan bagi SpaceX mengambil alih pesisir sepanjang 29 kilometer tersebut.@Sutarno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *