JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan secara terbuka deretan masalah multidimensi yang dihadapi bangsa: gaji guru yang belum layak, lapangan kerja yang terbatas, hingga kemiskinan yang masih meluas. Namun Bambang Soesatyo mengingatkan, pengakuan itu harus diikuti langkah nyata mitigasi, bukan justru membebani rakyat yang sedang susah dengan perluasan objek pajak yang menyasar warung kecil hingga angkringan.
Dalam catatan politiknya, mantan Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa defisit anggaran Rp196,5 triliun tak semestinya ditutup dengan menyempitkan ruang gerak masyarakat produktif. Apalagi Presiden sendiri telah menunjuk adanya kebocoran kekayaan negara yang nilainya mencapai ribuan triliun rupiah setiap tahun akibat praktik under invoicing, penyelundupan, hingga manipulasi harga antarperusahaan.
“Ketika rakyat sendiri bergotong royong mengumpulkan dana miliaran rupiah untuk memperbaiki jembatan dan jalan yang rusak, justru mereka disambut dengan pungutan baru. Ini akan memicu ketegangan sosial yang tak perlu,” tegas Bamsoet, merujuk pada inisiatif warga Bener Meriah, Sukoharjo, Grobogan, hingga Pati yang mandiri memperbaiki fasilitas umum.
Baca Juga
Ia mengingatkan sejarah membuktikan: pelemahan ekonomi yang tak dikelola dengan bijak berujung pada ketidakstabilan politik. Kenaikan pajak penghasilan saat pencairan Jaminan Hari Tua serta sasaran pungutan pada pelaku usaha mikro dinilai mencederai semangat pemulihan yang seharusnya dibangun bersama.
Para senior Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) pun sepakat, Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat. Namun ketahanan itu akan rapuh jika kebijakan lebih mengutamakan menambal defisit jangka pendek ketimbang mematikan sumber kebocoran yang telah berlangsung puluhan tahun.
“Mitigasi krisis tak boleh menunggu keadaan makin parah. Langkah paling tepat adalah menindaklanjuti tekad Presiden untuk menghentikan segala praktik ilegal yang merugikan negara, bukan membebani rakyat yang sudah berjuang mandiri,” pungkas Bamsoet.
Wartawan Sutarno

















