Juli 27, 2026

Gantikan Nanik Deyang, Sudaryono Dilantik Pimpin BGN: Membawa Pengalaman Pertanian Hadapi Tantangan Tata Kelola MBG

by

medianewstrn

medianewstrn.com

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri demi menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Pengumuman ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Rabu (22/7/2026).

Penunjukan ini menjadi tonggak penting bagi kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu agenda prioritas pemerintahan. Prasetyo menjelaskan, Sudaryono dipilih bukan tanpa alasan: ia sejak awal terlibat merumuskan konsep program sekaligus berperan menghubungkan dukungan sektor pertanian sebagai penyedia utama bahan baku pangan.

Sebagai mantan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dipandang memahami seluk-beluk rantai pasok dan produksi pangan nasional. Namun tantangan yang dihadapi kini jauh lebih luas: tak sekadar menjamin kelancaran distribusi, ia juga dituntut memperkokoh sistem pengawasan, akuntabilitas, serta transparansi pengelolaan anggaran yang bersumber dari kas negara. Publik kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu memperbaiki tata kelola sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program tersebut.

Di samping itu, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 22 Juli 2026 mencatat total aset Sudaryono mencapai Rp91,76 miliar. Namun, ia juga mencantumkan kewajiban utang sebesar Rp60,36 miliar, sehingga kekayaan bersihnya tercatat Rp31,39 miliar.

Rincian asetnya meliputi tanah dan bangunan senilai Rp69,69 miliar yang tersebar di berbagai daerah seperti Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Klaten, Sukoharjo, Jepara, hingga Jakarta Selatan. Selain itu terdapat alat transportasi dan mesin senilai Rp1,07 miliar (dua unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Kijang Innova, dan satu sepeda motor), surat berharga Rp7,64 miliar, serta kas dan setara kas Rp13,34 miliar.

Dengan komposisi aset yang didominasi sektor properti dan utang yang menyertai, publik berharap transparansi dan integritas menjadi landasan utama kepemimpinan Sudaryono dalam menjalankan mandat besar ini demi kesejahteraan gizi masyarakat Indonesia.

Wartawan sutarno

Berita Relevan