Juli 25, 2026

Kisah 1.000 Tahun Windsor Castle, Saat Kekuasaan Berubah Menjadi Kepercayaan

by

medianewstrn

medianewstrn.com

LONDON – Berdiri di halaman Windsor Castle, kastel tertua di dunia yang masih terus dihuni, penulis Denny JA seolah disuguhi naskah sejarah hidup yang ditulis selama hampir satu milenium. Tembok batu yang telah melewati ribuan musim dingin, perang, dan peradaban itu menyimpan rahasia besar: bagaimana kekuasaan yang semula didasari hak ilahi perlahan berubah, dibatasi hukum, hingga akhirnya bertahan karena kepercayaan rakyat.

Dalam catatan terbarunya bertajuk Sejarah yang Disimpan dalam Bangunan 1000 Tahun Itu, Denny JA menelusuri tiga peristiwa krusial yang mengubah wajah pemahaman manusia tentang kekuasaan, dengan Windsor Castle sebagai saksi bisu yang paling jujur. Jum’at 24/7/2026

Pertama, lahirnya Magna Carta tahun 1215, hanya sepuluh kilometer dari benteng ini. Di sana, Raja John dipaksa mengakui untuk pertama kalinya bahwa mahkota pun tunduk pada hukum. Benih supremasi hukum, proses peradilan yang adil, hingga lahirnya parlemen modern bermula dari peristiwa ini—tepat di dekat benteng yang dibangun untuk mengukuhkan kekuasaan mutlak sang raja.

Kedua, kisah tragis Charles I yang empat abad kemudian justru ditahan di kastel ini sebelum diadili dan dipenggal. Eksekusi itu menandai berakhirnya keyakinan bahwa raja adalah pemilik negara. Monarki bangkit kembali, namun tak pernah lagi kembali ke sistem absolut; kini parlemen memegang kedaulatan tertinggi.

Ketiga, ujian terberat datang lewat Perang Dunia Kedua. Saat bom Jerman menghujani Inggris, Raja George VI dan keluarganya memilih tak meninggalkan rakyat. Mereka berbagi penderitaan bersama warga, menjadikan monarki bukan lagi simbol kekuasaan melainkan lambang persatuan dan kesetiakawanan nasional. Legitimasi tak lagi datang dari darah bangsawan, melainkan dari kesediaan berdiri berdampingan dengan rakyat.

Melalui kajian mendalam dari buku The English Constitution karya Walter Bagehot dan The English and Their History karya Robert Tombs, Denny JA menyimpulkan pelajaran berharga: Windsor Castle mengajarkan bahwa lembaga yang abadi bukanlah yang menolak berubah, melainkan yang mampu menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri.

Di masa kini, di bawah kepemimpinan Raja Charles III, monarki kembali diuji. Namun sejarah seribu tahun berbisik satu kebenaran: kekuasaan bersifat fana, namun kemampuan mendengar, berubah, dan memelihara kepercayaan rakyatlah yang membuat sebuah peradaban tetap berdiri tegak melintasi waktu.

Wartawan Sutarno

Penulis Denny JA

Berita Relevan