TANGERANG – Insiden kebakaran hebat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menjadi pelajaran berharga sekaligus peringatan keras bagi seluruh pengelola sampah di wilayah Provinsi Banten.
Gubernur Banten Andra Soni segera memerintahkan penguatan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan kebakaran di setiap lokasi pembuangan akhir di seluruh provinsi menyusul peristiwa tersebut.
Saat meninjau langsung lokasi kejadian usai memimpin rapat koordinasi bersama Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan tim penanganan darurat pada Kamis (2/7/2026), Andra Soni memastikan upaya pemadaman terus berjalan secara intensif dan menyeluruh.
Baca Juga
Penanganan tidak hanya difokuskan pada api yang tampak di permukaan, tetapi lebih utama mengantisipasi bahaya laten yang jauh lebih berisiko: potensi ledakan gas metana yang terperangkap di dalam timbunan sampah.
“Kebakaran ini mengingatkan kita bahwa pengelolaan TPA bukan sekadar menumpuk sampah, melainkan mengelola risiko yang nyata bagi keselamatan dan lingkungan.
Ancaman gas metana di bawah tumpukan harus menjadi perhatian utama. Kami meminta seluruh TPA di Banten segera memperbarui dan memperkuat sistem pencegahan serta penanggulangan kebakaran, agar tragedi serupa tidak terulang,” tegas Andra Soni.
Langkah ini menjadi awal pembenahan menyeluruh tata kelola persampahan, demi menjamin keamanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pembuangan.
Wartawan by Sutarno

















