JAKARTA, – Menyikapi dinamika keamanan yang belakangan ini menunjukkan peningkatan, khususnya kasus perampasan dengan kekerasan atau begal, Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar serangkaian pelatihan intensif guna mengasah kemampuan dan profesionalisme seluruh jajarannya. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi strategis demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Ibu Kota.
Panit Unit II Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy Jowiberthi Ataupah, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang secara komprehensif mencakup berbagai aspek taktis yang dibutuhkan di lapangan.
“Kami melatih personel dengan materi inti, mulai dari keterampilan menembak yang presisi, teknik penangkapan terhadap sasaran yang bergerak, hingga penanganan kasus yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Baca Juga
Tujuan utama pelatihan ini adalah memastikan setiap tindakan kepolisian dilaksanakan secara tepat, terukur, dan profesional, sehingga mampu meminimalkan risiko terjadinya korban, baik dari kalangan petugas maupun masyarakat sipil.
“Kemampuan yang terasah dengan baik menjadi bekal agar kami dapat bertindak secara bijaksana namun tegas, tanpa mengorbankan keselamatan siapa pun,” tambahnya.
AKP Fechy menegaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali guna menjaga kesiapan prima personel. Untuk periode saat ini, pelatihan telah berlangsung selama dua minggu dan akan terus dilanjutkan selama tiga minggu ke depan dengan berbagai variasi skenario penanganan kejahatan yang semakin mendekati kondisi nyata di lapangan.
Ia menyoroti peningkatan kasus begal yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir di sejumlah wilayah Jakarta, yang menjadi latar belakang diperkuatnya kapasitas personel. “Kami menyadari bahwa modus kejahatan terus berkembang.
Oleh karena itu, selain patroli dan upaya pencegahan, kemampuan teknis penindakan menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Kami mengingat insiden yang menimpa rekan-rekan petugas sebelumnya, sehingga persiapan matang ini menjadi keharusan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, AKP Fechy menyampaikan peringatan tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan. “Kami tegaskan kepada siapa pun yang berniat melakukan tindak pidana, terutama begal di wilayah hukum Polda Metro Jaya: jangan coba-coba. Kami pastikan akan ditindak dengan sekuat tenaga dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Melalui latihan berkelanjutan ini, Resmob Polda Metro Jaya berkomitmen untuk senantiasa hadir sebagai garda terdepan yang andal, siap menjaga keamanan dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga Ibu Kota.
Reported by Sutarno

















