JAKARTA, – Menyampaikan pandangan dan harapan terhadap arah kebijakan pembangunan nasional, sejumlah organisasi kemahasiswaan dan kelompok masyarakat bersatu dalam satu konsolidasi untuk menggelar aksi demonstrasi di Ibu Kota pada hari Jumat, 12 Juni 2026 mendatang. Aksi yang melibatkan berbagai unsur perguruan tinggi ini diharapkan menjadi wadah penyampaian aspirasi secara terbuka dan demokratis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa aksi telah mematangkan persiapan selama beberapa hari terakhir. Mereka membawa lima pokok tuntutan utama yang menjadi perhatian bersama, mencakup aspek keuangan negara, perekonomian, program strategis pemerintah, hingga tata hubungan kekuasaan di masyarakat sipil.
Kelima tuntutan tersebut meliputi: penghentian pemborosan anggaran pendapatan dan belanja negara; upaya penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak yang dirasakan membebani daya beli masyarakat; penghentian pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih; penolakan terhadap masuknya pengaruh militerisme dalam ranah penyelenggaraan urusan sipil; serta permintaan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai mengandung sejumlah persoalan dan belum menyentuh secara tepat kebutuhan rakyat.
Baca Juga
Penyelenggara menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud partisipasi aktif warga negara dalam pengawasan jalannya pemerintahan. Mereka berharap suara yang disampaikan dapat didengar dan ditindaklanjuti secara konstruktif oleh pihak berwenang demi terwujudnya kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan umum.
Sementara itu, aparat kepolisian telah menyatakan kesiapannya untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan aksi berlangsung, sekaligus mengimbau seluruh pihak agar senantiasa menjaga suasana kondusif dan menyampaikan pendapat dengan cara yang tertib, damai, dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Reported by Sutarno

















