PURWOREJO – Di tengah hamparan sawah dan suasana pedesaan yang tenang di Dusun Segencang, Desa Meranti, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, lahir seorang anak sederhana bernama Muhammad Lahur. Putra dari pasangan Bapak Nuri ini semasa kecil dikenal sebagai sosok yang lincah, berani, bahkan sering disebut sebagai anak yang agak nakal dan susah diatur di lingkungan sekitar. Selasa 2 Juni 2026.
Namun siapa sangka, sifat berani dan karakter tegas yang dulu dianggap sebagai kenakalan, justru menjadi modal utama dan kekuatan besar yang mengantarkannya meraih kesuksesan serta menjadi jurnalis yang profesional, dihormati, dan dipercaya di dunia pers nasional.
Di balik tingkah laku yang sering kali membuat orang tua dan tetangga geleng kepala, tersimpan hati nurani yang luhur dan jiwa yang mulia.
Baca Juga
Sejak kecil, Muhammad Lahur dikenal sebagai anak yang berani berkata benar, tidak takut menyampaikan apa yang ada di pikirannya, dan yang paling istimewa: hatinya lembut dan selalu siap membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan, tanpa pandang bulu dan tanpa pamrih.
Sifat berani yang dulu sering disalahartikan sebagai kenakalan, perlahan berubah menjadi keberanian untuk mencari kebenaran, menyuarakan suara rakyat, serta melaporkan peristiwa apa adanya sesuai fakta yang terjadi.
Pendidikan dasar yang ditempuhnya di Madrasah Ibtidaiyah Imam Puro menjadi pondasi awal yang kuat dalam membentuk kepribadiannya. Di lembaga pendidikan tersebut, ia menimba ilmu sekaligus menjalin persahabatan yang abadi dengan teman-teman seangkatannya.
Hingga kini, meski telah merantau dan berkiprah di dunia jurnalistik yang luas dan dinamis, Muhammad Lahur tidak pernah melupakan asal-usulnya, senantiasa menjaga tali persaudaraan dengan sahabat-sahabat lamanya, serta selalu rindu akan tanah kelahiran dan lingkungan tempat ia dibesarkan.
Kesetiaan dan rasa persaudaraan yang ia miliki menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan tidak pernah membuatnya lupa daratan, justru semakin menguatkan identitasnya sebagai anak desa yang berjiwa besar.
Sejak menekuni dunia pers, Muhammad Lahur menunjukkan ketekunan, ketelitian, serta konsistensi yang luar biasa. Ia hadir di setiap peristiwa penting di berbagai penjuru tanah air, siap berjuang di lapangan, menelusuri fakta, menyusun berita yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab.
Sebagai jurnalis, ia memegang teguh prinsip bahwa tugas media adalah menjadi mata dan telinga masyarakat, penyampai informasi yang benar, serta pengawal nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Seluruh karya liputannya senantiasa dihadirkan dengan standar profesional yang tinggi, berlandaskan etika pers, serta membawa manfaat besar bagi publik.
Kisah Muhammad lahur adalah bukti nyata bahwa latar belakang desa, keadaan ekonomi sederhana, maupun kesan masa kecil yang tidak selalu sempurna, bukanlah penghalang untuk meraih puncak kesuksesan.
Justru pengalaman hidup, karakter yang ditempa sejak kecil, serta nilai-nilai luhur yang ditanamkan di lingkungan keluarga dan tempat asalnya menjadi bekal berharga yang tidak ternilai harganya.
Dari anak kampung yang lincah dan berani, ia menjelma menjadi sosok jurnalis andal yang membawa nama baik daerah asalnya, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan seluruh generasi muda di Purworejo.
Kisah perjalanan hidupnya menjadi pelajaran berharga: bahwa apa yang sering dianggap sebagai kekurangan atau sifat buruk di masa kecil, jika dibimbing, diarahkan, dan dikembangkan dengan benar, dapat berubah menjadi kekuatan luar biasa yang membawa seseorang mencapai impian dan berguna bagi masyarakat luas.
Muhammad Lahur adalah contoh nyata: asal kampung, berhati mulia, berani berkata benar, dan sukses membawa harum nama bangsa melalui pena dan laporannya yang jujur dan bertanggung jawab.
Penulis by Sutarno

















