Juli 27, 2026

Data Pribadi Tersebar Sembarangan di Google? Kini Ada Cara Resmi Menghapusnya, Begini Caranya

by

medianewstrn

medianewstrn.com

JAKARTA – Tanpa disadari, nama lengkap, nomor telepon, hingga alamat rumah dapat dengan mudah muncul dan diketahui siapa saja hanya dengan mengetik nama di mesin pencari. Ancaman kebocoran privasi digital yang kerap meresahkan ini kini memiliki solusi nyata lewat fitur baru yang disediakan Google, bernama Results about you atau Hasil tentang Anda.

Fitur ini dirancang khusus guna membantu pengguna melacak keberadaan data kontak pribadi yang terekspos, sekaligus mengajukan permohonan penghapusan dari daftar hasil pencarian. Meski demikian, perlu dipahami bahwa penghapusan dari tampilan pencarian tidak serta-merta menghapus data dari sumber aslinya. Agar lenyap sepenuhnya, pengguna tetap perlu mengajukan permintaan langsung kepada pihak yang memuat informasi tersebut.

Mengecek dan mengamankan data diri dapat dilakukan dengan tiga langkah sederhana melalui aplikasi maupun peramban:

1. Masuk ke akun Google, ketuk foto profil, lalu pilih menu Results about you
2. Lengkapi data identitas seperti nama lengkap, nama panggilan, nomor telepon, alamat, dan alamat surat elektronik
3. Aktifkan notifikasi agar sistem memberikan peringatan segera jika ditemukan data baru yang terekspos

Setelah data dimasukkan, temuan yang perlu ditinjau akan muncul pada bagian To review. Pengguna tinggal memilih opsi Request to remove untuk memulai proses penghapusan. Google akan mengirimkan konfirmasi dan perkembangan status melalui menu Removal requests.

Bagi yang menemukan data diri saat sedang menelusuri nama sendiri, tersedia jalur cepat: buka hasil pencarian, klik ikon tiga titik di samping alamat situs, pilih About this result, lalu tekan Remove result. Pilih alasan “Menampilkan informasi pribadi saya” dan kategori “Informasi Kontak”, lalu kirim permohonan. Satu situs yang memuat banyak data cukup diajukan satu kali saja. Proses penghapusan biasanya memakan waktu beberapa jam setelah permohonan disetujui.

Perlu diketahui pula bahwa tidak semua permintaan akan dikabulkan. Google umumnya akan menghapus data pribadi yang berada di luar kendali pemiliknya. Namun, jika data ada di media sosial atau laman pribadi, pengguna harus menghapusnya secara mandiri. Selain itu, informasi yang memiliki nilai kepentingan publik—seperti yang termuat di situs pemerintahan, lembaga pendidikan, media massa, atau entitas bisnis—biasanya tidak dapat diminta penghapusannya lewat fitur ini.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menjaga batas privasi warga dunia maya, di mana keamanan data pribadi kini menjadi hak yang semakin diakui dan dilindungi.

Wartawan sutarno

Berita Relevan