ACEH TAMIANG – Markas Polres Aceh Tamiang dipenuhi lumpur akibat banjir, namun personel tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, menyatakan bahwa pelayanan publik tidak berhenti meskipun kondisi mako terdampak bencana.
Pihaknya tetap membuka ruang bagi warga yang membutuhkan bantuan maupun ingin melapor melalui posko tanggap darurat. Bahkan, laporan terkait dugaan penganiayaan dari warga tetap ditangani meskipun fasilitas dan lingkungan masih dalam proses pemulihan.
“Keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Banjir bukan alasan bagi kami untuk menghentikan pelayanan. Masyarakat butuh tempat untuk mencari keadilan, dan kami harus hadir,” ujar AKBP Muliadi. ( Str )
Baca Juga

















