PURBALINGGA – Polres Purbalingga menggelar workshop penanggulangan pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Purbalingga, Selasa (25/11/2025).
Workshop ini dihadiri oleh narasumber dari Dinas Sosial KBP3A, Dinas Kesehatan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga.
Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo menyampaikan bahwa penanganan PGOT memerlukan pendekatan yang komprehensif, humanis, dan terkoordinasi, mencakup aspek sosial, kesehatan, keamanan, serta regulasi daerah yang ada.
Baca Juga
“Penanganan PGOT bukan hanya persoalan keamanan, tetapi menyangkut harkat dan martabat manusia yang harus ditangani secara baik, benar, dan bermartabat,” tegasnya.
Workshop ini diikuti oleh personel Polri dari Satbinmas, Satreskrim, Satintelkam, Satsamapta, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas polsek jajaran, serta staf dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Satpol PP.
Kompol Agus menekankan bahwa materi yang disampaikan oleh para narasumber menjadi bekal penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga tindakan yang diambil benar-benar sesuai SOP, tepat sasaran, tidak menimbulkan kesalahpahaman, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.
Wakapolres berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas penanganan PGOT di Kabupaten Purbalingga, memperkuat sinergitas lintas instansi, serta mewujudkan lingkungan sosial yang lebih tertib, aman, dan manusiawi. ( Red )

















