KABUPATEN BOGOR – Gelombang pengawasan publik kembali bergema di wilayah Pemerintahan Kabupaten Bogor. Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMKA) menggelar unjuk rasa bertajuk Aksi Jilid V tepat di depan kompleks Kantor Bupati Kabupaten Bogor, pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Dalam momentum tersebut, ribuan peserta secara tegas dan bulat menyuarakan tuntutan agar Wakil Bupati Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, segera meletakkan jabatan yang diembannya saat ini.
Koordinator Aksi KAMKA, H. Rumkel, menegaskan bahwa seruan tersebut bukanlah tuntutan tanpa landasan. Langkah ini didasari oleh temuan indikasi kuat dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga terjadi saat Ade Ruhandi menjabat sebagai Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor pada periode 2014–2019. Di samping itu, muncul pula dugaan aliran dana yang memiliki potensi hukum sebagai tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.
Baca Juga
Sorotan tajam juga ditujukan pada data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat secara resmi. Terdapat lonjakan nilai kekayaan yang terjadi secara drastis dalam kurun waktu tertentu, yang dinilai tidak sebanding dengan penghasilan resmi yang diterima serta sumber-sumber usaha yang telah dilaporkan dan dipublikasikan secara terbuka.
KAMKA menegaskan bahwa hingga saat ini, penjelasan yang memadai dan transparan terkait asal-usul penambahan kekayaan tersebut belum tersampaikan secara utuh kepada publik. Kondisi ini dinilai semakin mengikis kepercayaan masyarakat terhadap integritas penyelenggara negara. Oleh karenanya, gerakan ini menjadi bentuk peringatan keras bahwa setiap pelanggaran terhadap amanah rakyat harus mendapatkan tanggung jawab yang setimpal, baik secara moral maupun hukum.
Aksi ini sekaligus menjadi bukti nyata peran strategis elemen pemuda dan mahasiswa dalam menjaga demokrasi, mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, serta menegakkan prinsip akuntabilitas di setiap jengkal pelaksanaan kekuasaan negara.
Wartawan Sutarno
( Dok Foto Mediasiber)

















