KARAWANG – Siapa sangka sebutir telur bebek bisa menjadi awal perubahan besar? Yayasan Rindang Indonesia membuktikan hal itu lewat program inovatif bertajuk Matematika Produktif, yang memadukan ilmu pengetahuan, kewirausahaan, dan kepedulian sosial dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Senin 20/7/2026.
Program ini menjalin kerja sama istimewa antara peternak bebek lokal di Karawang dengan anak-anak yatim. Para peternak menyediakan telur berkualitas dari bebek yang dipelihara secara alami di area persawahan dan aliran sungai.

Baca Juga
Sementara itu, anak-anak yatim mengolah telur tersebut menjadi telur asin bernilai jual tinggi, sekaligus belajar menerapkan matematika dasar dalam kehidupan nyata: menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, meramal keuntungan, hingga menyusun pembukuan sederhana.
Lebih dari sekadar kegiatan produksi, inilah tempat tumbuh bersama. Anak-anak tidak hanya mendapatkan keterampilan hidup dan mental wirausaha, tetapi juga menemukan kembali rasa percaya diri untuk berkarya. Di sisi lain, peternak memperoleh kepastian pasar sehingga usahanya semakin stabil dan berkembang.
“Ini bukan sekadar mencari untung, melainkan membangun kebermanfaatan bersama. Ketika peternak, lembaga sosial, dan generasi muda bergandengan tangan, tercipta fondasi kuat bagi pendidikan, ekonomi, dan kelestarian lingkungan,” ujar perwakilan Yayasan Rindang Indonesia.
Melalui program ini, terbukti bahwa potensi di daerah bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan kolaborasi. Sebutir telur pun mampu menjadi jembatan yang melahirkan generasi mandiri, berjiwa wirausaha, dan peduli sesama—membangun Indonesia mulai dari akar paling dekat dengan masyarakat.
Reported by Sutarno












