KlATEN – Satuan Lalu Lintas Polres Klaten menggelar sosialisasi Operasi Zebra Candi 2025 dan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui program safety riding kepada karyawan PT Multikemas Kencana Cemerlang di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pekerja industri yang setiap hari mengandalkan sepeda motor sebagai sarana mobilitas utama.
Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto menyatakan bahwa edukasi di lingkungan kerja merupakan pendekatan efektif untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.
Baca Juga
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya urusan di jalan raya, tapi berdampak langsung pada kehidupan keluarga dan keberlangsungan kerja. Karena itu kami hadir di lingkungan industri agar kesadaran itu tumbuh dari tempat kerja,” ujar AKP Suwoto.
Kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Klaten Iptu Suyamto, S.H., bersama jajaran anggota Kamsel.
Mereka memberikan pemaparan mengenai Operasi Zebra Candi 2025 yang berlangsung pada 17-30 November 2025, sekaligus mensosialisasikan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Dalam sesi materi, peserta dibekali konsep 3 Siap Berlalu Lintas, yakni siap diri, siap kendaraan, dan siap menaati peraturan.
Para karyawan juga diingatkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan.
APK Suwoto menegaskan bahwa operasi kepolisian di bidang lalu lintas tidak hanya berorientasi pada penindakan, melainkan menitikberatkan pada pencegahan melalui edukasi.
“Operasi Zebra bukan semata razia, tetapi upaya membangun kepatuhan dari kesadaran. Keselamatan harus menjadi kebutuhan, bukan paksaan,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik berkendara aman yang menekankan teknik mengemudi defensif, posisi berkendara yang benar, serta antisipasi terhadap kondisi jalan dan cuaca.
Praktik ini menjadi bagian penting agar karyawan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. ( Red )

















